Sabtu, November 20, 2021

BOSAN


Sumber gambar: freepik.com


Malamku sangat bosan. Hanya berbekal cahaya bulan, aku memberanikan diri untuk menyusuri kebun yang tak terawat. Entah apa yang ku pikirkan, yang pasti aku hanya berjalan menembus kegelapan. Malam ini sungguh sunyi, bahkan jangkrik pun tak berbunyi. Angin sepertinya malas menggoyangkan dedaunan. Aku sedikit merasa tenang, tapi juga merasa takut. Bukan karena keheningan, tapi karena aku melihat sosok perempuan di kejauhan. Bayangkan saja, ketenanganku seketika terenggut. Bulu kudukku mencuat, darahku berdesir kencang. Udara seketika menjadi dingin. Ingin rasanya aku berbalik, kembali ke rumah dan menikmati kasur yang lembut. Atau panasnya secangkir kopi nikmat di warung milik Ratna, gadis tercantik di desa ini. Tapi nihil, kedua kakiku justru terpaku. Sosok perempuan itu terlihat bergerak aneh, semakin lama semakin mendekat. Cahaya bulan yang tidak seberapa, berpadu dengan pekatnya malam, justru membuat penglihatanku kacau. Beberapa kali dalam mataku memunculkan siluet-siluet bayangan hitam yang menciptakan sosok abstrak, aneh dan seram. Inilah yang disebut ketakutan! Dari tempatku berdiri, aku melihat warna putih terang pakaiannya, yang sangat kontras dengan gelapnya malam. Ia terlihat menyengir, memamerkan barisan gigi di sela lengkingan tawa kencang tiada henti. Berdenging. Seakan melayangkan sebuah peringatan, aku langsung berlari kencang menjauhinya sambil berharap agar sampai di rumah dengan cepat dan selamat. Tapi, di sela-sela itu, aku justru tertawa terbahak. Ternyata malamku tidak terlalu membosankan. Mungkin aku akan bermain lagi di kebun itu.

 

===

Nb. Tulisan ini dibuat ketika penulis mendapatkan inspirasi dari cerita gadis berseragam SD

Jumat, September 24, 2021

Pesan Tak Terbalas

freepik.com
 

 

Hei
  -
Aku di sini. Dimana dirimu?
-
Tak tahukah kau bahwa diri ini rindu?
-
Ingat 729 hari, 21 jam yang lalu? Itu adalah pertama kita berbincang.
-
Kau menjawab sapaku dengan senyum terindah.
-
Senyum itu hanya untukku, bukan?
-
Kau masih ingat, kan?
-
Aku hanya menyambutnya kikuk. Sayang sekali.
-
Pasti masih ingat.
-
Aku pun tetap mengenangnya.
-
Jadi mustahil kau tak bisa mengenang hal sesederhana itu.
-
Aku rindu.
-
Tidak mampukah engkau merasakan perasaan ini?
-
Apa kesibukan menyita semua waktu, hingga tak sejenak pun kita dapat bersua?
-
Hei, ku tahu kau di sana.
-
Masih berselancar di dunia maya.
-
Jika tidak, mengapa tulisan -aktif dua menit yang lalu- terdapat pada akunmu?
-
Pesan-pesan dariku juga sudah kau baca, bukan?
Kau harus tahu bahwa komputer tak pandai berbohong.
-
Ayolah, jawab pertanyaanku.
-
Balas semua pesan itu.
-
Aku takkan berhenti sampai kau menjawabnya!
-
Hei, engkau dapat luangkan waktu menulis status.
-
Mengomentari foto.
-
Memainkan game detektif.
-
Lalu mengapa tak kau jawab aku?
-
Sekali saja.
-
Ayolah.
-
Kumohon.
-
-
-
HEI! 

 

.Sob.
301215

Siapapun yang mengirimkan pesan ini, pasti orang yang menyebalkan. Bukankah begitu?


 


Kehidupan Menyebalkan Gadis Populer - Faira Fa

 

Sumber Gambar: freepik.com

 

"Siapa bilang Kalau Menjadi Populer itu Menyenangkan?" 

-Rea Aditama-


Judul : 

Kehidupan Menyebalkan Gadis Populer

Penulis : Faira Fa

Genre : Komedi, Slice of Life

Jenis Cerita : Cerita Bersambung (Cerbung)

Status : Ongoing

Jumlah Episode: Belum diketahui

 

Sinopsis

Rea Aditama adalah seorang gadis SMA yang memiliki kecantikan dan kepintaran yang melebihi gadis-gadis pada umumnya. Tentu saja kedua hal itu menjadikannya sebagai gadis populer di daerah tersebut. Namun, siapa sangka di balik kepopuleran yang dimiliki, ia justru dibuat kesal sampai-sampai tidak bisa menikmati kehidupannya dengan normal.

Episode

Rabu, September 22, 2021

Kehidupan Menyebalkan Gadis Populer - Episode 3

 

Sumber Gambar: freepik.com

3. Diandalkan Atau Dimanfaatkan?

 

        "Arghh!!! Kenapa jadi begini?? Rea, ini kok komputer papa begini ya? Bisa kamu perbaiki nggak?"

        "Rea sayang, bisa kamu isikan TTS ini? Hadiahnya paket alat kecantikan selama setahun!! Kan lumayan ya biar mama kelihatan awet muda terus. Tolong ya sayang."

        Hm... sepertinya sudah waktunya menggunakan kekuatanku untuk menyelesaikan masalah mereka, kedua orang tuaku. Bagiku menyelesaikan masalah mereka, lebih tepatnya menyelesaikan semua masalah mereka sama seperti meniup butiran debu. Pyuuh! Beres. Kau mungkin penasaran seperti apa 'rupa' orang tuaku sampai-sampai bisa melahirkan sosok gadis yang mendekati sempurna seperti diriku. Baiklah, akan kuceritakan sedikit dari masa lalu mereka.

Kehidupan Menyebalkan Gadis Populer - Episode 2


Sumber Gambar : freepik.com


2. Jadi Populer Itu Nggak Enak

        Seperti yang kukatakan sebelumnya, kalau aku adalah gadis yang populer karena anugerah kecantikan dan kepintaran yang ku dapatkan. Yah, dua hal itu yang membuatku menjadi pusat perhatian semua orang, baik yang mengenalku maupun bukan, dan aku benar-benar seperti seorang ratu! Tapi sejujurnya... Menjadi populer itu tidak seenak yang kalian bayangkan. Mungkin kau tidak percaya pada ucapanku ini, tapi inilah yang benar-benar ku rasakan. Untuk detailnya akan ku jelaskan.

        Pertama, menjadi cantik sama saja dengan menambah ancaman

        Memiliki wajah cantik memang menjadi dambaan semua perempuan, karena kecantikan adalah anugerah. Dan dengan wajah berlabel 'cantik' kau mungkin akan berpikir tidak perlu lagi memakai make-up, tidak perlu lagi menata rambut, bahkan kau mungkin juga berpikir betapa menyenangkanya mendengar semua orang memuji kecantikan yang kau miliki, benar kan? Ya, memang ada benarnya. Dengan anugerah yang ku miliki benar-benar membantuku dalam 'menghias' wajah dan tubuhku, tapi tidak dengan yang lain. 

Traktir Yuk Biar Tambah Semangat

Audisi Audio Drama "A WISH BEFORE WEDDING"

  Halo semua. Apa Kabar? Audio Drama ID sedang membutuhkan Pengisi Suara untuk Proyek Audio Drama yang berjudul “A Wish Before Wedding” Bagi...